MANAGEMENT PERBANKAN
Dalam etika perbankan
terjalin suatu kesepakatan antara para bankir untuk melakukan norma sopan
santun dalam menjalankan usahanya dan didalamnya terkandung prinsip-prinsip
moral mengenai hal-hal yang dianggap baik dan hal-hal yang dianggap tidak baik
srta bertanggung jawab atas terwujudnya hal yang baik dan pencegahan terhadap
terjadinya hal tidak baik.
“Simulasi ini
menceritakan salah satu cabang bank terjadi perampokan”
Perampok berteriak kepada semua orang di bank :
” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”
Semua orang di bank kemudian tiarap.
Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.
Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang bisa menjadi cara yang kreatif.
Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”
Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.
Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”
Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.
Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 80 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”
Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”
Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”
Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.
Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.
Keesokan harinya tepatnya pada hari senin manajer dan kepala cabang bank kali ini datang lebih awal dari biasanya,keduanya bertemu di lobby
Kepala cabang :“Pagi pak
Manajer : “Pagi,gimana weekend nya sama keluarga menyenankan ?
Keduanya senyum senyum saja
Manajer : “Pak jam 9 meeting ya,sama bu nena juga ( Marketing)
Kacab : Baik pak
Sampailah pada jadwal yang di tentukan,semuanya sudah berada di meeting room,meeting akan segera di mulai.
Manajer : Sebelum meeting di mulai ada yang perlu di sampaikan terkait perampokan bank ini,selama ini apa yang jadi saran/ide dari kacab saya cukup puas,tapi semenjak kejadian kemarin membuat saya tidak habis fikir,tidurpun susah,tidak habis fikir pada diri saya sendiri kenapa mau menerima saran dari pak kacab,ya walaupun awalnya merasa happy,endingnya sangat merugikan!
Marketing : Maaf pak saya potong,memangnya ada apa pak,setau saya bank ini kehilangan 100 M,karena perampokan kemarin,dan sampai saat ini masih dalam penanganan pihak berwajib.
Kacab : Yang sudah tersebar di media Memang begitu adanya,di sinyalir 100 M lenyap di gasak perampok,namum pada kenyataannya kitalah sebgai pejabat bank mengetahui yang sebenarnya.
“Begini saja pak apapun yang terjadi nanti sudah menjadi konsekuensi bagi kita,saya pribadi sangat menyesal,saya siap jika nantinya saya harus di pecat,dan akan mengembalikan apa yang bukan hak saya,awalnya tidak ada niatan buat melakukan hal ini,mungkin kita khilaf dengan kesempatan itu,yang jelas jelas melanggar kode etik,etika perbankan.
Manajer : Betul pak,etika merupakan dasar moral, termasuk ilmu mengenai kebaikan dan sifat-sifat tentang hak.
Selamat mencermati kisah diatas. Meski mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas...
Kesimpulan
Secara umum dapat
dikatakan bahwa, etika merupakan dasar moral, termasuk ilmu mengenai kebaikan
dan sifat-sifat tentang hak. Atau dengan kata lain, etika berisi tuntunan
tentang perilaku, sikap dan tindakan yang diakui, sehubungan dengan suatu jenis
kegiatan manusia. Etika menjadi penting apabila terjadi perbedaan tata nilai
tentang baik-buruk, boleh-tidak boleh dan patut-tidak patut.
Tujuan pokok mengenal
etika adalah mempengaruhi dan mendorong kehendak kita supaya mengarah kepada
yang bermanfaat dan berguna bagi manusia. Dengan etika, orang akan mampu untuk
bersikap kritis dan rasional dalam membentuk pendapatnya sendiri dan bertindak
sesuai dengan apa yang dapat dipertanggung jawabkan sendiri. Etika juga dapat
membantu manusia membedakan antara tingkah laku atau tindakan yang baik dan
yang buruk.
Mukhsin : Kacab
Abd Rozak : Perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal
Darto : Perampok yang lebih tua
Nena herlina : Marketing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar